Tidak usah diulang

Apakah kamu suka jika siaran TV diulang-ulang?

Kalo saya sih kurang suka 🙂

Nah kadang bukan cuma TV saja yang diulang, kadang kita mendengar informasi yang berulang dari keluarga dan teman-teman kita.

Jika siaran TV diulang alasannya tidak semua pemirsa menonton pada jam yang sama, ok itu masuk di akal.

Tetapi jika kita mendengarkan hal yang sama yang diulang-ulang yah jadi aneh saja hehe

Mengapa orang senang sekali bicara diulang-ulang, biasanya jika sedang kesal atau senang?

Untuk berbagi suka? ataukah untuk berbagi duka?

Kalo saya sih cukup 1x saja dan saya dengan senang hati berbagi suka atau berbagi duka.

Jika kamu sedang ada di sakit, kemudian kamu ditanya sakit apa oleh orang yang menjenguk, maka kamu akan menceritakan hal yang sama berulang-ulang

Mungkin cukup posting di blog kamu, kamu kasih link nya, sehingga mereka bisa mengetahui cerita kamu secara detail

Atau kamu bisa print postingan kamu, jadi kalo ada yang dateng, disuruh baca dulu.

Jika saya menjenguk orang sakit, saya lebih senang fokus pada kesehatannya dibandingkan pada sakitnya, masih nyerempet LOA (Law of Attraction) saya lebih suka membicarakan hal-hal yang baik dibandingkan saya menanyakan perihal sakitnya.

Udah sakit kok diulang-ulang, apa nga tambah sakit kepala tuh 🙂

Jadi … tidak usah diulang jika membicarakan sesuatu yang negatif 🙂

Have a great day!

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\
Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

2 thoughts on “Tidak usah diulang”

  1. Tapi kalo acaranya menarik dan tayangan yang duluan kelewat nonton, saya suka sengajain nyariin tayangan ulangnya … Kalo gak ada di Indovision ya nyari di Youtube. Hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge