Suami kepada istri

Pagi tadi saya mendapatkan sms yang isinya membuat saya sedih, claudia jatuh lagi dari tempat tidur ketika tidur.

Kemudian saya menelpon untuk mengetahui bagaimana keadaan claudia. Ternyata dia baik-baik saja. fiuh syukurlah.

Kemudian istri saya bilang nanti akan segera di pijat.

Apakah saya marah kepada istri saya yang lalai membiarkan anak saya terjatuh?

Sebelum saya menjawab saya marah atau tidak, biarkan saya menceritakan kejadian 2 hari yang lalu.

Hari sabtu minggu merupakan hari yang menyenangkan karena saya bisa bertemu istri dan anak saya, saya menghabiskan banyak waktu dengan claudia, dan hari senin ketika ingin berangkat kerja, badan saya pegal-pegal seperti habis fitnes, (berat claudia saat ini 10kg)

Istri saya dari pagi sudah sibuk menyiapkan sarapan untuk claudia, belum lagi beras-beres rumah dll. saya cuma tidak habis pikir darimana datangnya kekuatan istri saya itu. Oh ya dia tidak pernah mengeluh.

Jika saya disuruh untuk melakukan hal itu belum tentu saya dapat melakukannya.

Menyadari hal tersebut …

Apakah seorang suami layak marah kepada istrinya? istri yang sudah berusaha keras untuk menjadi segala-galanya bagi keluarga.

Itulah jawaban saya atas pertanyaan diatas.

Terima kasih istriku. untuk segalanya.

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

2 thoughts on “Suami kepada istri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge