Sekolah kok gitu sih?

Hari ini saya membaca postingan sahabat saya yang isinya mengenai paksaan pihak sekolah agar murid-muridnya mengikuti karya wisata atau jika tidak ikut maka tidak akan dibagikan ijasah.

Jadi ijasah tersebut akan diberikan saat karyawisata.

HAH ?????????????????????????????????????????

Saya yang membaca tulisan itu jadi tidak habis pikir, kok ada yah sekolah yang seperti itu, memaksa muridnya untuk ikut karya wisata…

Sewaktu saya smp, saya juga diwajibkan untuk ikut karya wisata, saya inget banget kami berangkat dari bogor ke jogjakarta, ke Candi Prambanan, Candi Borobudur, Benteng Vredeburg, Istana, bahkan masih jelas di ingatan saya, kami tinggal di mess yang lokasinya tidak jauh dari malioboro.

Hanya saja yang beda dari sekolah saya dan sekolah yang saya sebutkan diatas adalah kami tidak diancam dengan ijasah.

Sungguh tidak masuk diakal tindakan sekolah tersebut, mengapa sebagai tempat mendidik murid-murid, malah mencontohkan hal yang tidak baik kepada murid-muridnya.

Sebagai orang luar, saya hanya menlihat ini sebagai ajang cari uang oknum yang bercokol di sekolah tersebut, dan saya berharap departemen pendidikan memperhatikan hal ini.

Karya wisata menurut saya harus dilakukan oleh murid-murid karena hal itu bisa menjadi kenangan bagi murid tersebut di masa depan, disana kita juga diajarkan untuk hidup mandiri di luar sekolah, kita belajar bagaimana bekerjasama dengan teman-teman kita.

Tapi kalo bisa hal tersebut tidak membebani para murid, jika memang muridnya tidak bisa yah jangan dipaksakan juga, atau cari lokasi yang lebih dekat untuk mereduksi biaya.

Hidup karya wisata!

ps. kangen dengan teman-teman semasa smp : mondrian, halim, dyon, eka, william, rama, dll.

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

6 thoughts on “Sekolah kok gitu sih?”

  1. Idealnya mestinya uang sekolah itu sudah mencakup semua aktivitas yang dinilai penting dan relevan ya. Jadi orang tua juga kan perencanaan keuangannya mudah, tiap bulan siap dana sekian, udah nggak perlu keluar apa2 lagi. Apalagi karyawisata kan nggak murah. Lebih mengherankan lagi kalo sekolah pemerintah yang konon sampe tingkat SMP gratis. Uang sekolahnya gratis tapi orang tua tetep mesti bayarin karyawisata misalnya, kan lucu.
    Adi Bali recently posted…Tak Sadar Dikepung AncamanMy Profile

  2. Di sekolah saya jg waktu ada study tour, dibilang yg enggak ikut bayar setengahnya. Tp saya sm temen2 yg enggak ikut enggak peduli, dan ternyata emg cuma isu2 gak penting

    Harusnya karya wisata itu mengajak, bukan memaksa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge