Salah naik angkot

angkot-bogor

Saya tinggal di Bogor, dan seperti kebanyakan orang di Bogor, kami sering menggunakan angkot sebagai alat transportasi sehari-hari. Suatu ketika saya salah naik angkot dan baru menyadari ketika angkot tersebut sudah jalan,saya salah naik angkot karena warna angkot di Bogor semua sama, hijau di Kota Bogor dan biru di Kabupaten Bogor, yang membedakan adalah nomor di depan dan belakang angkot.

Ketika saya sadar salah naik angkot yang saya lakukan adalah lekas berhenti, kemudian naik angkot yang benar agar bisa sampai pada tujuan, dan saya harus tetap membayar angkot yang salah saya naiki.

Saya mencoba berpikir sejenak, ternyata mirip dengan kehidupan, kadang saya salah dalam mengambil keputusan, yang bisa saya lakukan adalah berhenti dan mencoba untuk mengambil keputusan yang tepat dan pastinya harga yang harus saya bayar ketika mengambil keputusan yang salah.

Our greatest glory is not in never failing, but in rising up every time we fail. – Ralph Waldo Emerson

Salah siapa ketika saya salah naik angkot, apakah salah angkotnya yang tidak menempelkan nomor di depan angkot, salah lampu jalan yang kurang terang sehingga nomor angkot tidak kelihatan jelas, atau salah angkotnya yang berhenti di depan saya? Yang pasti, ini salah saya 🙂

Pernahkan kamu melihat seorang ibu yang menyalahkan lantai ketika anaknya jatuh, jika hal itu dilakukan berulang, maka anak tersebut nantinya akan mudah menyalahkan orang lain, keadaan, dan hal lainnya.

Semoga saya ingat untuk mengajarkan claudia agar dia tidak mudah menyalahkan orang lain, keadaan, dll.

A man can fail many times, but he isn’t a failure until he begins to blame somebody else. – John Burroughs

 

Pic Source

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

5 thoughts on “Salah naik angkot”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge