SAKAW

Mungkin saya agak lebay. Pasalnya, sekarang saya sedang berusaha membayangkan dan merasakan bagaimana sulitnya seseorang melepas ketergantungan akan narkoba.

Ada bayangan dimana saya tiba-tiba terhempas ke kutub utara dari tempat duduk saya sekarang.  Berdiam diri disana selama 24 jam dengan suhu temperatur rata-rata minus 29 derajat Fahrenheit (-34 derajat Celcius). Mungkin buat ‘saudara-saudara’ kita disana, everything’s ok. Tapi saya?! Yang sudah terbiasa hidup di iklim tropis macam Indonesia, bisa-bisa dalam beberapa menit sudah menjadi fosil es. Begitulah kurang lebih bayangan saya terhadap pecandu yang sedang sakaw. Kedinginan sampai menggigil.

Sakaw sendiri istilah yang sering digunakan oleh para pengguna napza. Sakaw berasal dari bahasa prokem atau slang yang berarti sakit.  Ini untuk menggambarkan kondisi seseorang pengguna /pecandu narkoba pada saat tubuhnya nagih akibat pasokan narkoba yang kurang didalam tubuh sang pengguna atau pecandu tersebut. Sakit, nyeri di badan, lemas, mual dan muntah muntah, gelisah adalah satu tahap yang dirasakan para pecandu apabila dia tidak mendapatkan “asupan” narkoba didalam aliran darahnya. Ini adalah sakaw yang sebenarnya.

 Dalam medis sakaw dikenal dengan istilah Withdrawel Syndrome, yaitu kumpulan gejala baik fisik maupun mental yang tidak nyaman yang dialami oleh para pemakai napza.

Hm, rasanya tidak perlu mencoba ya kalau kita ingin tau bagaimana rasanya? Pernah saya bertanya kepada salah seorang teman, sebut saja Dedy (bukan nama sebenarnya, Red.). Kebetulan, dia mantan pecandu narkoba jenis putaw.

Pengalamannya waktu sakaw atau sedang nagih ialah badan terasa pegal-pegal, merinding sampai tulang, air mata dan ingus mengucur. Kalau orang umumnya kepanasan jam 12 siang, dia bisa jadi merinding kedinginan, (ini yang membuat pikiran saya langsung tertuju pada kutub utara). Lalu, pinggang seperti sedang mengangkat beras sekarung. Secara psikis, emosinya datar- datar saja, tapi terasa ingin melukai badan. Dedy mengaku, menjadi paranoid. Sepanjang hari dihinggapi perasaan takut. Tidak kenal siang atau malam, sakaw itu masih terus saja datang.

Beruntung teman saya yang satu ini masih diberi rasa jenuh. Mungkin karena tidak kuat menahan rasa sakit. Akhirnya, ia berkomunikasi dengan orang tua secara baik-baik dan mereka sepakat untuk mengantar Dedy ke panti rehabilitasi pesantren terkenal di Jawa Barat. Sampai sekarang, Dedy sudah bisa hidup secara normal dan berusaha semaksimal mungkin mengisi waktu luang dan tidak memberi kesempatan sedikitpun bagi putaw untuk ‘datang’.

Masih banyak lagi kasus yang terjadi. Jika Dedy, teman saya masih punya niat untuk berubah, lain hal dengan mereka yang terpaksa membunuh kedua orang tuanya lantaran tidak diberi uang saat sakaw. Adalagi yang melakukan tindakan mencuri, menjual barang-barang milik pribadi dan keluarga hingga harta bendanya habis tak tersisa.

Pada kasus yang terjadi para pecandu narkoba perempuan yang sedang sakaw, ia bisa sampai menjual kehormatannya demi mendapatkan uang. Dalam hal ini, si gadis yang bisa saja hamil diluar nikah, melakukan aborsi ilegal yang tentunya membawa dampak masalah baru dalam kehidupan mereka.

Para pecandu mengalami halusinasi yang mendorong mereka untuk kembali menggunakan barang-barang terlarang itu. Di beberapa tempat rehabilitasi, munculnya sakaw inilah yang perlu diatasi. Berbagai metoda digunakan untuk mengatasi sakaw. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Metoda yang biasa digunakan adalah dengan menurunkan dosis atau merendam mereka dalam air di malam hari. Rasa dingin akibat mandi ini dinilai bisa mengalihkan keinginan untuk mengonsumsi narkoba.
  2. Dengan menggunakan cara akupunktur tanpa jarum, yaitu dengan menggunakan ujung jari telunjuk dan jari tengah yang diketuk-ketukkan ke 18 titik tubuh. Teknik ini disebut papping. Jadi papping dilakukan di kepala ujung alis, sudut mata, bawah mata, bawah hidung, dagu. collar bone, di bawah ketiak, di bawah payudara dan di jari-jari seperti, jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking. Juga dilakukan di punggung tangan luar dan dalam, serta di titik pinggir telapak tangan, titik gamut point di antara ruas jari kelingking dan jari manis.
  3. Cara Hypnotherapy
  4. Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). Tujuannya adalah membuat pasien tersebut terhindar dari sakaw, sehingga bisa tetap produktif. Metadon sendiri merupakan opiat sintetis yang segolongan dengan heroin, kodein, dan morfin. Opiat ini pertama kali dikembangkan di Jerman pada tahun 1945 sebagai obat penghilang rasa sakit.

 

Di Indonesia, PTRM merupakan program Kementerian Kesehatan sehingga ada subsidi untuk pembiayaannya. Pemerintah menganggarkannya dari APBN serta beberapa bantuan dari lembaga internasional.

Saat ini sudah banyak berdiri panti rehabilitasi di Indonesia. Tujuan didirikannya panti sosial, diantaranya untuk memberikan pelayanan atau pertolongan kepada korban narkoba, terutama anak-anak dan remaja, sehingga mereka mampu menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba dan dapat menjalankan fungsi sosialnya di dalam lingkungan keluarga, sekolah, pekerjaan dan masyarakat pada khususnya.

Selama ini, keberadaan panti rehabilitasi sosial dinilai telah cukup membantu anak-anak jalanan untuk membawa mereka keluar dari persoalan yang menghimpitnya. Khusus bagi mereka yang menjadi pengguna narkoba, panti sosial di banyak tempat telah melakukan banyak penanganan secara langsung dalam membantu anak-anak tersebut agar bisa berhenti menjadi pengguna narkoba. So, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? mari kita tingkatkan  healthy lifestyle dan perkaya akan medical information untuk menopang kehidupan yang lebih baik.

“Akibat putaw seseorang bisa menjadi sakau dan membuat hidup jadi kacau balau. Kerugiannya bukan hanya menimpa secara fisik dan psikis pengguna, juga berdampak pada kehidupan sosial ekonomi, individu, keluarga, masyarakat bahkan negara.”

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

1 thought on “SAKAW”

  1. thanks gan, bisa buat referensi pembuatan film documenter. skarang jadi tau apa saja yang dilakukan orang sakau itu. terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge