Pernikahan bahagia

Sesaat lalu saya membaca buku yang berjudul Godwink Stories karya Squire Rushnell & Louise Duart.

Dalam buku ini ada tulisan mengenai syarat pernikahan / perkawinan yang bahagia, saya merasa hal ini penting makanya saya bagikan untuk kamu.

Syarat pernikahan / perkawinan bahagia:

L A U G H S

L : Laughter (Tertawa)

Apakah kalian tertawa saat bersama? Tawa mengendurkan ketegangan.

A: Appreciation (Menghargai)

Apakah dia sering mengutarakan penghargaan [terhadap upaya Anda]? Itu penting.

U: Understanding (Pengertian)

Apakah dia tidak sekedar mendengar tetapi mengerti apa yang Anda bicarakan?

G: God (Tuhan)

Apakah kalian berdoa bersama? Tuhan harus menjadi pusat dan yang utama di dalam hubungan kalian.

H: Honor (Menghormati)

Akankah kalian lebih menghormati pasangan dari pada diri kalian sendiri?

S: Support (Mendukung)

Apakah Anda percaya pasangan Anda akan selalu mendukung Anda?


Jika kamu memiliki enam ciri kepribadian itu, kemungkinan kalian akan memiliki pernikahan / perkawinan yang bahagia dengan banyak L-A-U-G-H-S alias tawa. 🙂

Menanggapi enam ciri kepribadian diatas, saya mencoba menuliskan pengalaman saya.

L : Laughter (Tertawa)

Saya merupakan pribadi yang tidak terlalu sering tertawa, lain halnya jika saya sedang bersama anak perempuan saya, hal kecil saja bisa membuat kami terpingkal-pingkal, bersama istri, saya juga tertawa melihat kelucuan yang dibuat oleh anak kami.

A: Appreciation (Menghargai)

Saya berusaha untuk selalu berterima kasih atas segala hal yang dilakukan oleh istri saya, salah satu hal yang saya ingat adalah perbuatannya yang baik ketika dia mendaftarkan mama saya untuk diperiksa ke dokter.

Dengan saling menghargai, setiap pasangan akan merasa berguna dan apa yang dilakukannya tidak sia-sia.

U: Understanding (Pengertian)

Pelajaran yang saya dapat dari mama saya, ketika pasangan kita atau keluarga kita baru pulang, jangan ditanya macam- macam, biarkan dia beristirahat, kita bisa membawakan minum untuk membuatnya relax dan nyaman. Ini basic understanding menurut saya.

Contoh yang lain adalah kita sebagai pribadi yang berbeda, pastilah memiliki cara pandang yang berbeda, nah dengan melakukan komunikasi yang baik, pastinya nanti kita bisa mengerti apa yang dipikirkan oleh pasangan kita, istilahnya kita berjalan menggunakan sepatu miliknya atau kita melihat menggunakan kacamatanya.

G: God (Tuhan)

Sudah dijelaskan dengan baik bahwa disetiap langkah kita harus senantiasa mengingat Tuhan. Doa bersama merupakan hal yang mendasarinya, ketika jarak memisahkan saya dan keluarga, kami bisanya berdoa bersama via telpon.

H: Honor (Menghormati)

Sikap menghormati bukan berarti kita harus melakukan hormat seperti yang kita lakukan kepada sang saka hehe, saya melihatnya lebih pada menghormati value/nilai yang dianut pasangan kita.

S: Support (Mendukung)

Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mengetahui apa yang diinginkan oleh pasangan kita, nah tidak ada salahnya kita mendukung keinginan pasangan jika itu merupakan sesuatu yang positif.


Nah kira-kita seperti itu tanggapan saya terhadap enam ciri kepribadian diatas, tambahannya adalah komunikasi yang baik dengan pasangan.

Akhir kata ini adalah syarat agar pernikahan / perkawinan kita bisa langgeng dan bahagia, jika kamu memiliki syarat lainnya, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar yah 🙂

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge