Orang yang manis

Baca bukunya Oprah tentang sahabatnya yang berlaku manis kepada semua orang (termasuk kepada pengemudi taksi) mengingatkan saya kepada sahabat saya.

Suatu malam saya menerima telpon pukul 12 malam tepat (tidak kurang tidak lebih) saya yang mengetahui ada telpon masuk langsung mengangkatnya, bagi saya setiap telpon yang masuk adalah penting dan saya berusaha untuk secepat mungkin untuk mengangkat telpon.

Ternyata yang menelpon adalah sahabat saya, saya tidak perlu mention namanya nanti dia terbang 🙂 Disela-sela kesibukannya dia masih ingat dengan ulang tahun saya, bahkan dia mengucapkan selamat ulang tahun sebelum orang lain, termasuk sebelum istri saya sendiri hehe.

Beberapa hari yang lalu saya menelpon dia untuk menanyakan kabarnya, ternyata dia akan berangkat ke Jepang, dia menanyakan saya ingin menitip oleh-oleh apa? sebenernya sih saya mau nitip geisha, tapi takut dia susah nyarinya, saya pun bilang kalo saya mau oleh-oleh samurai saja :p oh betapa manisnya sahabat saya ini.

Menjadi orang yang manis menurut saya tidak ada ruginya, bahkan tidak menyebabkan gigi berlubang, nah, apakah kamu sudah menjadi orang yang manis hari ini?

#selfnote

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

2 thoughts on “Orang yang manis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge