Mudah Lupa

Di Indonesia, kasus demi kasus bermunculan, bisa kita lihat di TV mulai dari kasus JIS, kasus pelecehan di Sukabumi, kasus kekerasan di sekolah dll.

Rasanya saya sudah muak dengan semua ini, karena tidak ada tindakan yang tegas dari pemegang kekuasaan.

Saya memiliki anak, dan harapan saya anak saya tumbuh di negara yang baik.

Well, intinya mah bukan pindah negara, tetapi bagaimana cara membuat negara yang lebih baik lagi.

Apakah kita termasuk orang yang mudah lupa?

Banyak kasus yang terjadi, tetapi kadang kita seolah lupa jika ada kasus lain mencuat, dengan adanya berbagai kasus membuat kita melupakan kasus yang lalu dan fokus pada kasus yang baru.

Harapan saya… kita tidak melupakan kasus yang lalu dan mengambil pelajaran dari kasus tersebut.

Mengambil quote milik orang baduy (yang saya ambil dari blognya rosid):

yang benar haruslah dibenarkan

semoga kebenaran selalu menang.

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

5 thoughts on “Mudah Lupa”

  1. jatuhnya jadi kayak pengalihan isu ya, untung kita udah pada cerdas jadi tau mana berita yg bener2 berita, mana yg cuma pengalihan isu

    dan kasus kekerasan di dunia pendidikan ini makin lama makin banyak dan bermunculan aja. dimulai dr JIS, kemudian si pemangsa emon atau penganiayaan senior di salah satu sekolah tinggi kedinasan yg duluan? terus penganiayaan bocah2 SD.. ckckck
    rahadjars recently posted…5 Macam Tipe BlogwalkerMy Profile

    1. iya memang jadi pengalihan isu, banyak koq kasus yang lain, kasus ariel, daging sapi dll.

      nah orang-orang seakan sudah lupa tuh dan mengangap hal tersebut hal yang biasa…

      sekarang lagi heboh tentang penganiayaan anak-anak, karena seolah lagi trend, media berbondong-bondong menyoroti hal tersebut, semoga nga lupa lagi dengan hal tersebut dan mencari jalan keluar yang terbaik supaya hal tersebut tidak terulang kembali…

  2. Betul sekali, Masyarakat di negeri tercinta kita ini dari yang rakyat biasa sampai jabatan paling tinggi sepertinya memang menderita penyakit kepikunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge