Menunda kesenangan

Ketika masih kecil saya ingat saat saya menunda kesenangan untuk mendapat nilai pelajaran yang baik, sekarang saya hanya perlu mengulanginya lagi untuk mendapatkan nilai hidup yang baik – Chandra Iman

Sebenarnya sudah lama saya ingin mengulas tentang menunda kesenangan… akhirnya kesampaian juga πŸ™‚

Hari ini saya seolah diingatkan seorang sahabat saya dengan status facebooknya

menunda kesenangan

 

Fyi. Sahabat saya sang pangeran tidur ini merupakan salah satu orang yang saya jadikan role model sikapnya rendah hati, tegas, suka membaca, pekerja keras dan memiliki selera humor yang baik. (semoga dia ga membaca tulisan saya ini haha)

Hidup menurut sahabat saya ini sangat sederhana, menonton HBO merupakan sesuatu yang mewah menurutnya, ah… sepertinya saya masih harus banyak belajar menghargai hal-hal yang kecil.

Dari status facebook nya sahabat saya seolah menyadarkan saya untuk menunda kesenangan, menunda kemewahan tentunya untuk mencapai tujuan yang mulia.

Saya jadi teringat sebuah percobaan dimana beberapa anak kecil diberikan sebuah coklat dengan informasi bahwa jika dia mau menunggu tidak memakan coklat itu selama 1 jam, maka dia akan diberikan 1 coklat lagi. Setelah beberapa tahun didapat kesimpulan bahwa anak yang dari kecil sudah menunda kesenangan cenderung lebih sukses di masa depan.

Lho khan kita ga bisa kembali ke masa lalu untuk menunda kesenangan?

Yap! tapi kita bisa memulainya sekarang πŸ™‚

Atau… bagaimana kita bisa mengajari anak-anak kita untuk bisa menunda kesenangan πŸ™‚

Salam hangat, semoga hari anda menyenangkan πŸ™‚

 

 

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge