Menjadi seorang ayah

Apakah saya mempunyai ayah?

Ya, saya mempunyai seorang ayah (almarhum)

Apakah ayah saya adalah ayah yang sempurna?

Tidak, dia tidak sempurna, karena setiap manusia tidak ada yang sempurna

Apakah yang saya ingat tentang ayah?

Dia memberikan hadiah akan prestasiku

Waktupun berlalu

Beberapa saat lagi saya akan menjadi seorang ayah

Terus terang saya binggung, bagaimana nanti harus bersikap

Mungkin nanti saya tidak akan terlalu banyak bicara

Saya lebih memilih untuk memberi contoh padanya

Tentang bagaimana berlaku baik

Dengan bercermin pada kejadian masa lalu

semoga saya dapat menjadi ayah yang baik

12 thoughts on “Menjadi seorang ayah”

  1. Jadilah ayah yang ketika kamu pulang, anak (balita) mu sangat senang, tertawa dan teriak sehingga mau melompat dari pelukan ibunda nya menyambutmu.. ngobrol walau kita tidak tahu dia ngomong apa, sepertinya curhat curhat saja..

    pertahankan hal itu hingga puluhan tahun ke depan. 🙂

  2. waaw. selamaat yah bang.moga anaknya lahir dgn selamat..istrinya selamat..semuanya selamat. hehehe jgn jadi ayah yg galak2 ya..sering2 aja ksh duit jajan n mainan buat anaknyaa biar seneeng heheheh*pendapat bocah ingusan*

  3. menjadi ayah adalah peningkatan tantangan hidup. aku sangat menikmatinya. dan kita semua memang harus menikmatinya.

    oia, waktu aku test plugin yg kemarin itu, di blog yg mana ya? mau lihat hasilnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge