Mati dan Berguna

Sebatang pohon yang mati akan menumbuhkan tunas yang baru

tunas baru pada pohon mati

Ketika saya masih kuliah saya bertemu dengan suaminya sepupu saya (saya biasa memanggilnya cihu jeffrey) di gramedia, senyum selalu ada di wajahnya, suaranya yang lembut menyapa saya untuk menanyakan kabar, kemudian menawarkan saya untuk memilih barang disana.

Ketika saya masih kuliah sambil bekerja di warnet, saya memiliki seorang sahabat, rekan kerja, ternyata dia kakak dari teman sekolah saya, orangnya santun dan baik hati, saya memanggilnya ko liklik.

Beberapa hari yang lalu saya mendengar kabar bahwa mereka telah tiada.

————————————————————————–

Kematian adalah sesuatu yang pasti, tidak bisa kita hindari.

Pelajaran yang bisa saya ambil adalah, saya bisa mengingat mereka karena tindakan yang mereka lakukan.

Walaupun hanya menawarkan sesuatu, hal itu bisa saya ingat sampai saat ini, seolah kejadian itu baru kemarin. Karena hal itu saya berusaha untuk berbuat baik kepada semua orang.

Walaupun dengan bersikap baik, santun, hal itu bisa menjadi sebuah panutan.

Batu yang dibuang oleh tukang bangunan bisa menjadi batu penjuru.

Kita bukanlah sebuah batu, jika batu saja bisa berguna, apalagi manusia.

Nah… apakah ketika saya hidup saya sudah banyak memberikan kebaikan pada dunia ini

Apakah saya bisa dijadikan panutan oleh orang lain….

 

Pic

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

2 thoughts on “Mati dan Berguna”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge