Kupu-kupu & Kaca

Tadinya saya mau pake judul kupu-kupu kaca biar keren, tapi gpp lah ini saja yah 🙂

Cerita dimulai ketika saya mengunjungi rumah abu, tempat abu anak saya disemayamkan di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ketika akan pulang mata saya melihat ada seekor kupu-kupu yang sedang mencoba untuk menembus atau melewati kaca, disebelah kanannya ada seekor cicak yang sepertinya berniat tidak baik.

Saya tidak tega jika kupu-kupu tersebut dicelakai oleh sang cicak, oleh karena itu saya mencoba untuk menyelamatkan kupu-kupu itu dan sayangnya perbuatan baik saya ditolak, atau mungkin kupu-kupu itu takut oleh kehadiran saya.

Kemudian saya pun meninggalkan kupu-kupu itu yang masih berusaha untuk menembus kaca.

Pelajaran yang bisa saya dapat.

  1. Manusia begitu pintarnya membuat kaca, sehingga sinar matahari bisa masuk, mengurangi penggunaan listrik pada siang hari. Disisi lain, binatang seperti kupu-kupu, lalat, nyamuk, burung juga binatang terbang yang lain, mereka tidak tahu tentang benda yang namanya kaca. Dengan maraknya green building yang sebagian materialnya adalah kaca membuat banyak burung yang menabrakan diri karena ketidaktahuan mereka.
  2. Kadang dalam hidup saya merasa apa yang terjadi diluar dari harapan saya, hanya saja, siapa tahu ini merupakan jalan terbaik untuk kebaikan saya di masa depan.
  3. Jika kita melakukan hal yang sama berulang kali, hasilnya akan tetap sama, untuk mendapatkan hasil yang berbeda, kita perlu melakukan hal yang berbeda. (Jika kamu melakukan hal yang sama, misalnya ikutan fitnes, hasilnya badan kamu jadi kekar)

Ini pelajaran yang saya dapatkan, nah kalo menurut kamu bagaimana?

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

1 thought on “Kupu-kupu & Kaca”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge