Kalajengking dan Kura-kura

Ini adalah kisah yang saya sukai, bercerita mengenai kalajengking dan kura-kura

Karena tidak mampu berenang, seekor
kalajengking suatu hari meminta seekor kura-kura
agar memberinya tumpangan di punggung untuk
menyeberangi sungai. “Apa kamu gila?” teriak
kura-kura itu. “Kamu akan menyengatku pada saat aku
berenang dan aku akan tenggelam”.

Kalajengking itu tertawa sambil menjawab,
“Kura-kura yang baik, jika aku menyengatmu, engkau
akan tenggelam dan aku akan ikut bersamamu. Kalau
begitu, apa gunanya? Aku tidak akan menyengatmu
karena ini berarti kematianku sendiri!”

Untuk beberapa saat, kura-kura itu berpikir
tentang logika dari jawaban tersebut. Akhirnya dia
berkata, “Kamu benar. Naiklah!”. Kalajengking itu
naik ke punggung kura-kura tadi. Namun baru setengah
jalan, dia menyengat kura-kura itu dengan sengit.

Sementara kura-kura mulai tenggelam perlahan-lahan
menuju dasar sungai dengan kalajengking di atas
punggungnya, dia mengerang dengan pedih, “Kamu sudah
berjanji, namun sekarang engkau menggigitku!
Mengapa? Sekarang kita sama-sama celaka.”

Kalajengking yang tenggelam itu menjawab dengan
sedih, “Aku tidak dapat menahan diri. Memang sudah
tabiatku untuk menyengat.”

Pelajari karakter seseorang sebelum menjadikannya
sebagai kawan. Peran yang dia mainkan akan
mempengaruhi kehidupan Anda!

Dr. Greg Ketchum.

Saya senang bersahabat dengan semua orang dan saya merasa senang jika berkumpul bersama dengan orang baik.

2 thoughts on “Kalajengking dan Kura-kura”

    1. iya ima 🙂
      khan ada istilah carilah teman sebanyak2 nya, kalo saya pribadi lebih baik menyaring dahulu mana yang benar2 layak dijadikan teman

      karena jika mereka merugikan, akan berdampak kepada kita juga 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge