Jika saya sempurna, maka apa yang saya ucapkan sangat sempurna, sayangnya saya tidak sempurna

Berikut adalah status saya di facebook sebagai pengingat bagi saya sendiri untuk lebih bijak dalam membuat status di media sosial.

Saya mendapatkan sebuah komentar di facebook yang menanyakan mengapa saya tidak memberikan solusi melainkan hanya membuat status saja… Semoga nanti saya lebih dewasa lagi dalam membuat status apalagi media sosial artinya media yang digunakan bukan oleh saya sendiri.

Jika memang “gatel” untuk membuat status setting only me saja, biar kamu sendiri yang menikmati status tersebut.

Teman saya pernah berkata, ketika menjadi manusia harus menjadi manusia yang berguna bagi orang lain, lah kalo nulis status saja menjelekan orang lain tanpa memberikan solusi, ibaratnya menyuruh orang yang tidak melihat untuk pergi ke utara.

Hari ini saya baru melihat status yang menyudutkan orang lain dengan profesi yang sama, kemudian dia mendapatkan sangsi sosial. Semoga ini bisa menjadi pelajaran untuk selalu berpikir sebelum menuliskan status di media sosial.

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

1 thought on “Jika saya sempurna, maka apa yang saya ucapkan sangat sempurna, sayangnya saya tidak sempurna”

  1. Tingkat pendidikan dan pengetahuan itu yang membedakan seseorang dalam menilai orang lain…. kalau kita bisa memaklumi, kita akan merasa tenang dalam menghadapi keusilan yang dibuat di media sosial…

    salam sukses selalu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge