Berani berbuat berani bertanggung jawab

Apakah kamu setuju dengan judul diatas?

Saya setuju banget jadi ketika hal itu bisa terjadi maka setiap manusia akan jadi semakin bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan, sehingga tingkat kesalahan dan kelalaian dapat di minimalisir dan hidup dapat berjalan dengan baik. Oh alangkah indahnya.

spidermanMembicarakan masalah tanggung jawab, saya jadi teringat dengan kejadian kamis 3 April 2014 yang lalu dimana layanan salah satu provider yaitu indosat sempat mati.

Seperti yang kita tahu, layanan indosat pada hari kamis lalu mengalami gangguan dimana hal tersebut berpengaruh terhadap semua pelanggan indosat, tetapi hal tersebut langsung diatasi oleh indosat dalam waktu kurang dari 3 jam.

Bukan cuma itu saja, Direktur Utama Indosat sampai meminta maaf mengenai kejadian itu.

Berani bertanggung jawab saja tidak cukup, ketika ada masalah sebaiknya segera melakukan tindakan untuk memperbaiki atau menyelesaikan masalah tersebut.

Jika boleh jujur, saya merasa salut dengan tindakan Direktur Utama Indosat, dia melupakan gengsi dan mau langsung turun untuk bertanggung jawab. Jika saja semua pemimpin seperti itu, maka dia akan semakin dihargai oleh banyak orang, bukan cuma oleh anak buahnya tetapi juga pihak lain seperti pelanggan dan bahkan disegani pesaingnya.

Kemarin saya sempat berkicau bersama sahabat saya Teh Ani Berta, kami membicarakan mengenai sikap ksatria ini dan kami mengambil kesimpulan bahwa ini bisa dijadikan pelajaran berharga ketika menjadi pemimpin kelak.

Menurut saya hal ini bisa diaplikasikan di dalam keluarga juga dan memang seharusnya pelajaran ini diberikan pertama kali dikeluarga. Saya berpendapat jika di keluarga saja sudah baik, hal ini bisa tercermin di lingkungan di luar keluarga, sekolah, kantor dll.

Hal menarik lainnya dari kasus indosat adalah mereka memberikan kompensasi atas gangguan tersebut. Indosat memberikan bonus pulsa 50% untuk pengisian ulang pertama selama 2 hari 7-9 April 2014. wah lumayan juga jika kita isi 1 juta kita bisa dapat bonus pulsa 500 ribu ! wow !

Indosat membajak! (sawah kali dibajak)

Ketika kasus kemarin timbul dugaan Indosat sudah membajak 415.652 prefix, tetapi hal ini dibantah oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menyatakan bahwa kesalahan tersebut acap kali terjadi pada penyelenggara jasa internet.

Hal ini berakibat terjadinya IP konflik di internasional NIC sehingga berakibat sulit diaksesnya beberapa URL dan alamat laman oleh publik, kata Ketua Bidang Keamanan Internet APJII Irvan Nasrun

Haduh susah juga yah, perusahaan besar memang cenderung diterpa gosip yang ada-ada saja.

Saya teringat jaman dahulu ketika ada orang yang meminta maaf, maka publik akan melihat itu sebagai sesuatu yang tulus dan akan sangat dihargai

Untuk saat ini, ketika ada orang meminta maaf, orang cenderung akan menganggap itu hal yang biasa bahkan ada yang menanggapinya dengan sinis.

Oleh sebab itu menurut saya adalah ketika kita sudah meminta maaf dengan tulus tapi orang lain tidak menanggapinya dengan baik, cuekin saja, yang penting kita sudah melakukan hal yang baik. Disisi lain ketika sudah meminta maaf sebaiknya kita tidak mengulang kesalahan yang sama.

Semoga indosat bisa belajar dari pengalaman ini dan tidak mengulang kesalahan yang sama.

Professional responsibility is the area of legal practice that encompasses the duties of attorneys to act in a professional manner, obey the law, avoid conflicts of interest, and put the interests of clients ahead of their own interests. – Wikipedia

Pic

sumber:

http://techno.okezone.com/read/2014/04/07/54/966397/kompensasi-gangguan-jaringan-indosat-berikan-bonus-pulsa-50

http://www.antaranews.com/berita/427653/apjii-soal-prefix-internet-indosat-bukan-membajak

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

4 thoughts on “Berani berbuat berani bertanggung jawab”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge