Antara lego dan kehidupan

Suatu sore saya berada di Cilandak Townsquare atau dikenal dengan nama citos untuk melakukan meeting bersama rekan-rekan dari KKMK Indonesia. Sambil menunggu waktu meeting saya melihat ada kerumunan orang dilantai bawah mall tersebut.

Karena penasaran saya mendekati tempat itu dan ternyata sedang ada lomba menyusun lego untuk anak-anak, wah serunya!

Saya melihat anak-anak duduk melingkari brick lego yang jumlahnya ribuan, mereka masing-masing mengambil brick tersebut untuk dibuat sesuatu.

Apa saja yang dilakukan anak-anak itu di lomba menyusun lego ini?

Anak seorang anak yang menyusun lego dan kemudian membongkarnya.

Ada juga anak yang menyusun legonya dengan asal.

Seorang anak menyusun lego menggunakan warna yang berbeda dan membuat bentuk robot, dia menyelesaikan lomba paling cepat.

Ada juga anak yang hanya menggunakan warna putih kemudian dia menyusun lego berbentuk bangunan, kemungkinan dia akan membuat tugu monas, saya lihat dia lebih berumur dibandingkan sebayanya yang dia lakukan: dia memiliki konsep, kemudian dia mengumpulkan warna terlebih dahulu baru menyusunnya.

Ada juga anak yang melihat temannya buat apa kemudian mengikutinya.

antara lego dan kehidupan

antara lego dan kehidupan

antara lego dan kehidupan

Melihat anak-anak menyusun brick lego mengingatkan saya bahwa itu sama halnya dengan menyusun kepingan hidup kita.

Hidup kita saat ini adalah hasil dari susunan kepingan hidup yang kita susun.

Apakah kamu sudah menyusun kepingan hidupmu dengan baik?

Author: chandra iman

Saya seorang abah, suami & dosen \\ Penyuka media sosial \\ Cari saya @chandraiman di facebook dan twitter :)

4 thoughts on “Antara lego dan kehidupan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge